Logo SMAIT AL MADINAH
Login

IKHLAS DAN TAWAKAL DALAM MENGGAPAI CITA-CITA

Diterbitkan pada 2026-09-09 - Oleh PIDP, Eva Fauziah, M.Pd, dan Admin Website


IKHLAS DAN TAWAKAL DALAM MENGGAPAI CITA-CITA

Bismillahirrahmanirrahim

Setiap manusia pasti punya cita-cita. Pelajar ingin berprestasi, pekerja ingin sukses, orang

tua ingin anaknya sholeh. Namun Islam mengajarkan bahwa untuk sampai ke tujuan itu, ada

2 kunci utama yang tidak boleh tertinggal: *Ikhlas dan Tawakal*.

Allah berfirman:

_“Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakal, jika kamu benar-benar orang yang

beriman”_

(QS. Al-Maidah: 23)

1. Ikhlas: Meluruskan Niat

Ikhlas artinya membersihkan niat hanya untuk Allah.

Rasulullahصلى الله عليه وسلمbersabda: _“Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya”_ (HR.

Bukhari-Muslim)

Banyak orang bekerja keras tapi hatinya kosong, karena niatnya hanya untuk pujian dan

harta.

Padahal jika niat kita lurus, maka:

1. *Capek menjadi ibadah* - Belajar, bekerja, mengurus keluarga pahalanya mengalir.

2. *Gagal tidak membuat kecewa* - Karena kita tau kita sudah berjuang karena Allah.

3. *Sukses tidak membuat sombong* - Karena kita tau semua itu titipan Allah.

*2. Tawakal: Menyerahkan Hasil*

Tawakal bukan berarti diam dan tidak berusaha. Tawakal adalah berikhtiar semaksimal

mungkin, lalu menyerahkan hasilnya kepada Allah.

Allah berfirman:

_“Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah”_

(QS. Ali Imran: 159)

Tawakal melahirkan 3 sikap:

1. *Tenang saat berproses* - Tidak panik, tidak curang, tidak menjatuhkan orang lain.

2. *Ridho saat hasil datang* - Jika sesuai harapan, bersyukur. Jika tidak, bersabar karena

yakin rencana Allah lebih baik.

3. *Terus melangkah* - Gagal sekali bukan akhir. Orang bertawakal bangkit lagi karena

sandarannya adalah Allah.

*3. Paduan Ikhlas dan Tawakal*

Ikhlas tanpa tawakal membuat kita stres karena ingin mengatur hasil.

Tawakal tanpa ikhlas membuat amal kita hampa karena niatnya salah.

Tapi ketika keduanya bersatu, maka lahirlah seorang Muslim yang tangguh.

 

Bekerja keras seperti semuanya tergantung dirinya,

Berdoa dan bertawakal,semuanya tergantung Allah.

*4. Contoh dalam Kehidupan*

Nabi Ibrahim AS ingin membangun Ka’bah. Beliau ikhlas karena Allah, bertawakal penuh,

lalu hasilnya menjadi tempat ibadah terbesar sampai hari kiamat.

Nabi Musa AS berdakwah kepada Firaun. Beliau ikhlas dan tawakal, hasilnya hidayah

urusan Allah.

*PENUTUP*

Saudaraku, kejarlah cita-citamu setinggi langit. Tapi jangan lupa mengaitkannya dengan

langit melalui doa.

Bekerja dengan ikhlas, berjuang dengan tawakal. Karena yang menentukan hasil akhir

bukan siapa paling pintar, tapi siapa paling dekat dengan Allah.

_“Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung”_ (QS. Ali

Imran: 173)

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

*Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh*

 

“ Almadinah…Bergerak Juara!

Almadinah...Bergerak juara!

Almadinah...Bermanfaat! Bermartabat! “

 

Follow instagram kami di @smait_almadinah

Youtube : @almadinahTv

 

For more info :

📞 0822-9928-3288

🔗 https://pmbsit.almadinahbogor.sch.id

Website : almadinahbogor.sch.id

 

#sitalmadinahcibinong

#sekolahislamfavorit

#sekolahislamterbaik

#sekolahswastaunggulan

#almadinahberkarakter

#sekolahramahanak

#bergerakjuara

 

Brosur
Banner